Bisnis Garuda Diperkirakan Lebih Baik Jika Sahamnya Dilepas ke Swasta

TEMPO.CO, Jakarta -Bisnis maskapai penerbangan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk diprediksi bisa lebih baik jika sebagian sahamnya dilepas ke perusahaan swasta. Peneliti Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Research Group Universitas Indonesia, Toto Pranoto, mengatakan akan terjadi transfer pengetahuan seumpama emiten berkode GIAA ini dicaplok investor yang memiliki latar belakang sebagai perusahaan maskapai penerbangan.

“Apabila strategic investor ini juga datang dari business airlines yang punya pengalaman international, akan lebih baik. Artinya bisa ada proses transfer of knowledge sekaligus pemanfaatan akses market dan kapabilitas yang lain,” ujar Toto saat dihubungi pada Kamis, 11 November 2021.

Kementerian BUMN sebelumnya membuka wacana melakukan dilusi atau pengurangan porsi saham pemerintah di perusahaan maskapai pelat merah. Saham Garuda akan ditawarkan kepada investor swasta setelah perusahaan berhasil menempuh prose restrukturisasi.

Menurut Toto, masuknya entitas swasta akan memberikan tambahan ekuitas bagi perusahaan yang tengah mengalami kesulitan keuangan. Masuknya investor strategis merupakan opsi yang menarik lantaran menguntungkan.

Toto melanjutkan Garuda masih memiliki harapan untuk menggandeng investor baru masuk ke perusahaan. Sebab maskapai berpeluang tumbuh di tengah pulihnya bisnis industri maskapai pasca-pandemi Covid-19. Pertumbuhan bisnis maskapai pun terjadi seiring dengan meningkatnya kekuatan perekonomian Indonesia.

“Indonesia akan bertumbuh sebagai kekuatan ekonomi dunia (G20). Kemungkinan pesatnya perkembangan bisnis pariwisata pasca pandemi, serta bertumbuhnya akses konektivitas, maka potensi Indonesia masa depan masih kompetitif,” ujar Toto.

Meski demikian jika saham Garuda dilego ke swasta, Toto mengatakan akan terjadi sejumlah perubahan. Salah satunya pergantian struktur yang akan mempengaruhi susunan manajemen.

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *